BOGOR – Masa depan pertanian Indonesia membutuhkan inovasi yang tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi bisa langsung dirasakan petani. Semangat itulah yang dibawa IPB University melalui Technical Advisory Workshop for the RICE Project yang digelar di IPB International Convention Center, Botani Square, Bogor, Senin–Selasa, 13–14 Juli 2026.
Workshop tersebut menjadi langkah awal memperkuat implementasi RICE Project atau Rice Innovation Center, sebuah proyek kolaborasi Indonesia dan Korea yang akan berlangsung hingga 2032.
Program ini melibatkan sejumlah institusi besar, mulai dari IPB University, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Pertanian RI, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), hingga Korea International Cooperation Agency (KOICA).
Melalui dukungan hibah KOICA, RICE Project dirancang untuk memperkuat riset padi, menghadirkan teknologi pertanian modern, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta membangun ekosistem pertanian yang lebih berkelanjutan.
Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, mengawal langsung persiapan program tersebut dengan melibatkan jajaran pimpinan kampus, para peneliti, dan lebih dari 30 pakar padi dari berbagai departemen di IPB University.
Ada lima fokus utama dalam RICE Project, yaitu memperkuat kebijakan nasional sektor padi, membangun Rice Innovation Center sebagai pusat inovasi, mengembangkan varietas padi unggul yang mampu beradaptasi dengan perubahan iklim, mendorong penggunaan teknologi pertanian modern, serta memperkuat rantai nilai yang mendukung kesejahteraan petani.
Dalam workshop tersebut juga hadir para peneliti BRIN seperti Dr. Puji Lestari, Dr. Yudhistira Nugraha, dan Dr. Aris Hairmansis, serta Dr. Amin Nur dari BRMP Padi Kementerian Pertanian RI. Direktur Pangan dan Pertanian Bappenas Jarot Indarto, SP, MT, MSc, Ph.D., turut hadir dalam forum tersebut.
Bagi generasi muda, isu pangan menjadi tantangan besar di masa depan. Pertumbuhan penduduk, perubahan iklim, dan kebutuhan pangan yang terus meningkat membuat inovasi pertanian menjadi semakin penting.
IPB University sendiri memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan varietas dan teknologi pertanian. Melalui RICE Project, berbagai hasil riset diharapkan tidak hanya menjadi publikasi ilmiah, tetapi mampu diterapkan secara nyata di lahan pertanian.
Dengan menjadikan IPB University sebagai pusat Rice Innovation Center, proyek ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia riset, teknologi, dan petani. Sebuah langkah menuju pertanian Indonesia yang lebih modern, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
