KOTA BEKASI – Kalau lihat maskot “Walker” alias Walet Keren di Porprov XV Jawa Barat 2026, jangan cuma fokus sama tampilannya yang gemoy dan energik. Soalnya, karakter ini terinspirasi dari burung walet linchi (Collocalia linchi), fauna identitas Kota Bekasi yang ternyata punya segudang fakta menarik.

Walet linchi adalah burung mungil dari keluarga Apodidae. Ukurannya cuma sekitar 10-12 sentimeter dengan berat 10-15 gram. Meski kecil, burung ini punya kemampuan terbang yang luar biasa. Tubuhnya ramping, sayapnya panjang seperti sabit, dan bulunya didominasi warna cokelat kehitaman.

Yang bikin keren, walet linchi nyaris menghabiskan seluruh hidupnya di udara. Burung ini makan, berpindah tempat, bahkan berinteraksi dengan sesamanya sambil terbang. Bisa dibilang, langit adalah “rumah kedua” bagi walet linchi.

Burung ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara. Habitat aslinya berada di gua, tebing batu, dan celah-celah bebatuan. Tapi jangan salah, walet linchi juga jago beradaptasi. Di perkotaan, mereka bisa menjadikan gedung tinggi, jembatan, bahkan bangunan tua sebagai tempat bersarang.

Soal makanan, walet linchi termasuk tim anti-serangga. Menu favoritnya adalah nyamuk, lalat kecil, rayap bersayap, dan semut terbang. Dalam jumlah koloni, burung ini bisa memangsa ribuan serangga setiap hari. Jadi, mereka sebenarnya ikut membantu menjaga keseimbangan lingkungan secara alami.

Untuk urusan keluarga, walet linchi hidup berkoloni dan cenderung setia pada pasangannya. Sarangnya dibuat dari air liur yang mengeras, dicampur dengan rumput halus, serat tumbuhan, dan bulu-bulu ringan. Biasanya, induk betina bertelur dua butir dengan masa pengeraman sekitar tiga minggu.

Ada beberapa fakta lain yang nggak kalah menarik. Pertama, sarang walet linchi tidak semahal sarang walet putih karena mengandung lebih banyak campuran bahan alami. Kedua, burung ini bisa menjadi indikator kesehatan lingkungan karena sangat sensitif terhadap perubahan habitat dan kualitas udara.

Ketiga, walet linchi termasuk salah satu spesies yang sukses beradaptasi dengan kehidupan perkotaan. Dan keempat, keberadaannya membantu mengendalikan populasi serangga tanpa perlu bahan kimia atau pestisida.

Nggak heran kalau burung ini akhirnya dipilih sebagai inspirasi maskot Walker. Karakternya yang cepat, lincah, tangguh, dan terbiasa hidup berkelompok dianggap pas menggambarkan semangat sportivitas, kerja sama, dan pantang menyerah yang ingin ditampilkan Kota Bekasi sebagai tuan rumah Porprov Jabar 2026.

Jadi, di balik sosok Walker yang kece dan penuh semangat, ada seekor burung kecil dengan kemampuan luar biasa yang sudah lama menjadi bagian dari identitas Kota Bekasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *