BOGOR – Nama IPB University lagi-lagi muncul di radar global. Kampus ini sukses naik kelas dan duduk di peringkat 62 dunia dalam Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026. Bukan cuma naik, tapi lonjakannya cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya yang masih di rentang 101–200 dunia.
Pemeringkatan ini bukan sekadar ranking kampus biasa. THE Sustainability Impact Ratings ngukur seberapa jauh kampus di seluruh dunia beneran berdampak ke isu global, mulai dari kemiskinan, kelaparan, sampai inovasi dan infrastruktur. Tahun ini, ada 1.646 universitas dari 116 negara yang ikut dinilai.
IPB terlihat cukup “nendang” di beberapa indikator utama. Paling tinggi ada di SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) dengan skor 93,3. Lalu SDG 1 (No Poverty) di angka 87,5, dan SDG 2 (Zero Hunger) dengan 84,5. Tiga poin ini sekaligus nunjukin arah riset IPB yang memang kuat di isu pangan, kemiskinan, dan inovasi berbasis sains terapan.
Rektor IPB University, Dr. Alim Setiawan Slamet, bilang kalau capaian ini bukan kerja satu-dua orang, tapi hasil kerja kolektif seluruh kampus plus mitra eksternal. Menurutnya, arah besar IPB memang sudah jelas: riset harus nyambung ke solusi nyata, bukan cuma berhenti di jurnal.
“IPB berkomitmen menjadikan riset dan inovasi sebagai penggerak transformasi menuju ketahanan pangan, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan kalau kolaborasi lintas sektor jadi kunci. Mulai dari pemerintah, industri, komunitas lokal, sampai jaringan internasional, semua ikut main peran supaya dampak SDGs nggak cuma jadi wacana.
Secara global, THE sendiri dikenal sebagai lembaga pemeringkatan pendidikan tinggi yang cukup berpengaruh. Basisnya dari publikasi pendidikan tinggi di Inggris sejak 1971, yang kemudian berkembang jadi sistem ranking universitas dunia yang sekarang dipakai secara luas.
Intinya, IPB lagi ada di fase yang cukup solid: bukan cuma jago di level nasional, tapi juga mulai konsisten nunjukin taring di panggung global, terutama di isu-isu keberlanjutan yang makin jadi sorotan dunia.
