KOTA BANDUNG – Sekitar 150 atlet Kabaddi dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Barat menjalani simulasi pertandingan menjelang Porprov XV Jawa Barat 2026. Kegiatan berlangsung di STKIP Pasundan, Kota Cimahi, pada 10–11 Oktober 2026, sebagai bagian dari persiapan menuju pertandingan eksebisi November mendatang.
Simulasi diselenggarakan Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Jawa Barat bersamaan dengan Pelatihan Kompetensi dan Refreshment Wasit. Atlet mendapat kesempatan menjalani pertandingan persiapan, sementara wasit mempraktikkan penerapan regulasi di lapangan.
Ketua Umum Pengprov FOKSI Jabar, Uung Tanuwidjaja, mengatakan peserta simulasi berasal dari pengurus cabang FOKSI kabupaten dan kota yang akan mengikuti eksebisi Porprov. Secara keseluruhan, lebih dari 200 atlet telah terdaftar untuk agenda tersebut.
“Yang ikut dan hadir di simulasi ini sekitar 150 orang atlet dari sekitar 200 orang lebih yang sudah terdaftar mengikuti eksebisi,” kata Uung di Gedung KONI Jabar, Kota Bandung, Senin (12/10/2026).
Dalam simulasi, pertandingan dimainkan pada nomor national style kategori putra dan putri. Adapun nomor super five dan three star tidak dimainkan pada kegiatan tersebut, tetapi keduanya tetap akan dipertandingkan dalam eksebisi.
Kabaddi dijadwalkan tampil di Kota Bandung pada 4–8 November 2026. Enam nomor akan dimainkan, terdiri atas national style, super five, dan three star untuk kategori putra dan putri.
Persiapan atlet berjalan bersamaan dengan pembekalan perangkat pertandingan. Para wasit menerima penyegaran mengenai aturan permainan, pengambilan keputusan, serta sosialisasi pembaruan regulasi International Kabaddi Federation (IKF).
Pelatihan ini melanjutkan penataran yang telah diselenggarakan FOKSI Jabar bersama Pengurus Pusat FOKSI pada awal 2026. Setelah menerima materi, peserta memimpin pertandingan simulasi untuk menerapkan pemahaman yang diperoleh.
Menurut Uung, kualitas penyelenggaraan tetap menjadi perhatian meskipun Kabaddi tampil sebagai cabang olahraga eksebisi. Kepercayaan KONI Jabar perlu dijawab melalui kesiapan atlet dan perangkat pertandingan.
FOKSI Jabar berharap pertandingan yang berkualitas turut mendukung perkembangan atlet serta sumber daya manusia olahraga Kabaddi. Persiapan tersebut juga berkaitan dengan agenda setelah Porprov, termasuk seleksi nasional SEA Games, babak kualifikasi PON 2027, dan PON XXII tahun 2028.
Uung mengapresiasi dukungan STKIP Pasundan, KONI Jabar, pengcab FOKSI kabupaten dan kota, serta pihak-pihak yang membantu pelaksanaan kegiatan. Dukungan berkelanjutan diharapkan memperkuat pembinaan dan kesiapan Kabaddi Jawa Barat menghadapi kompetisi berikutnya.
